Kalangan pecinta motor sport di Indonesia tentu tidak asing dengan nama
Ninja. Karena ketika mendengarnya pasti terbesit sebuah motor sport
tangguh dari pabrikan motor asal Jepang, Kawasaki. Namun apakah diantara
anda ada yang tahu berapa umur Ninja sebenarnya? Karena setelah
malang-melintang di industri motor dunia, di tahun 2009 saja nama Ninja
pun tidak terasa telah memasuki umurnya yang ke seperempat abad alias 25
tahun.
Kawasaki memulai petualangan Ninja lewat GPz900R (ZX900A) pada tahun 1984 silam.
Dan sejak pertama kali diperkenalkan, varian ini seolah berhasil mencuri hati penggemar motor sport, tidak hanya dari tampilannya yang rupawan, namun juga dari sisi performa yang tangguh. Berbekal mesin berkapasitas 908 cc, Kawasaki menghentak dunia. Karena mesin yang dapat menyemburkan tenaga hingga 115 horsepower tersebut dapat berakselerasi dari diam sampai 450 meter hanya dalam waktu 10.55 detik saja dengan kecepatan puncak yang mengagumkan yakni mencapai 250 km/jam. Tidak hanya itu, fenomena Ninja pun terus berlanjut ketika Kawasaki dengan beragam inovasi menyuguhkan tipe-tipe Ninja yang lainnya mulai dari ZX-6R
, ZX-7, ZX-9, ZX-10, ZX-12, hingga ZX-14.
Tapi itu untuk pasar global seperti Amerika, Eropa dan Jepang, sementara untuk Asia Tenggara terutama Indonesia, Kawasaki mencoba masuk dan menyesuaikan diri dengan kapasitas mesin yang lebih kecil yakni hanya 150 cc saja. Namun, meskipun memiliki kapasitas mesin kecil, Ninja 150 cc ini ternyata masih dapat menjadi fenomena di Asia Tenggara.
Kawasaki memulai petualangan Ninja lewat GPz900R (ZX900A) pada tahun 1984 silam.
Dan sejak pertama kali diperkenalkan, varian ini seolah berhasil mencuri hati penggemar motor sport, tidak hanya dari tampilannya yang rupawan, namun juga dari sisi performa yang tangguh. Berbekal mesin berkapasitas 908 cc, Kawasaki menghentak dunia. Karena mesin yang dapat menyemburkan tenaga hingga 115 horsepower tersebut dapat berakselerasi dari diam sampai 450 meter hanya dalam waktu 10.55 detik saja dengan kecepatan puncak yang mengagumkan yakni mencapai 250 km/jam. Tidak hanya itu, fenomena Ninja pun terus berlanjut ketika Kawasaki dengan beragam inovasi menyuguhkan tipe-tipe Ninja yang lainnya mulai dari ZX-6R
, ZX-7, ZX-9, ZX-10, ZX-12, hingga ZX-14.
Tapi itu untuk pasar global seperti Amerika, Eropa dan Jepang, sementara untuk Asia Tenggara terutama Indonesia, Kawasaki mencoba masuk dan menyesuaikan diri dengan kapasitas mesin yang lebih kecil yakni hanya 150 cc saja. Namun, meskipun memiliki kapasitas mesin kecil, Ninja 150 cc ini ternyata masih dapat menjadi fenomena di Asia Tenggara.
Comments
Post a Comment